Busyro Muqoddas Niat Berjihad Melalui KPK

Brigitta Ajeng Destika Putriningtyas, Jurnalis
Jum'at 27 Agustus 2010 16:25 WIB
Busyro Muqoddas (Foto: Heru H/okezone)
Share :

JAKARTA - Selain Bambang Widjojanto, calon pimpinan KPK lainnya yaitu Busyro Muqoddas. Sosok pria kelahiran Yogyakarta, 17 Juli 1952 ini juga sangat dekat dengan aksi antikorupsi. Sebagai langkah awal, dia memilih Komisi Yudisial sebagai kendaraan “perang” melawan korupsi.
Busyro sosok yang tumbuh dan besar dalam gerakan Islam Muhammadiyah, sehingga hal itu mewarnai corak aktivitasnya selama ini. Ayahnya merupakan pegawai Departemen Agama dan Ibunya merupakan guru agama Islam di Madrasah Mu’allimat Muhammdiyah, Yogyakarta. Busyro kemudian juga pernah menjadi pengurus Muhammadyah, baik di pimpinan pusat, maupun di tingkat ranting.
 
Busyro pernah diamatkan menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII). Selain mengajar, aktivitas lain yang dijalaninya adalah sebagai advokat jalanan (prodeo). Salah satu kasus yang pernah ditanganinya adalah kasus gugatan terhadap Bupati Wonosobo, atas nama pedagang pasar tradisional pada tahun 1997.
 
Tak berhenti sampai di situ, Busyro pun termotivasi menjadi pimpinan KPK, guna mewujudkan “jihad kemanusiaan”, yang bertujuan untuk memerdekakan rakyat dan bangsa dari kondisi dan fenomena perilaku kumuh secara etika dan moral.
 
Mengantongi pengalaman sebagai Ketua Komisi Yudisial sejak 2005 lalu, menurutnya bisa menjadi modal untuk aktif memberantas korupsi.
 
Selain di Komisi Yudisial, Busjro juga masih aktif sebagai Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

(Lusi Catur Mahgriefie)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya