Polri: Tak Ada Barter Kasus Dibalik Anggaran Densus

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Selasa 28 September 2010 17:26 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA- Markas Besar Kepolisian memastikan wacana peningkatan anggaran Densus 88 Antiteror tidak berkaitan dengan isu barter kasus yang melibatkan perusahaan milik petinggi Partai Golkar.

Kasus yang dimaksud adalah penggelapan pajak dengan terdakwa Gayus H Tambunan yang menyeret perusahaan milik Aburizal Bakrie Bakrie.

Hal tersebut disampaikan Wakadivhumas Brigjen Pol I Ketut Ungtung Yoga, saat menggelar jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.1, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2010).

“Kami harus bisa memilah semua kebijakan sebelum bisa jadi keputusan. Ruangnya ruang politik, kami tidak ingin masuk. Kami komitmen untuk mengerjakan apa yang menjadi usul politik. Saya kira Polri clear mana yang menyangkut keputusan politik, mana yang menyangkut kita konsen penegakan hukum tidak pandang bulu," ucapnya.

Munculnya kecurigaan ada batu dibalik wacana kenaikan anggaran Densus 88 lantaran kemarin Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengusulkan ke pemerintah agar meningkatkan anggaran Densus 88 nyaris sebesar 700 persen. Dari Rp9 miliar menjadi Rp60 miliar per tahun.

Di sisi lain, ihwal keterlibatan perusahaan milik Aburizal dalam kasus penggelapan pajak mencuat atas kesaksian Gayus Tambunan. Dalam persidangan dia mengaku uang senilai Rp28 miliar di rekeningnya berasal dari hasil tiga pekerjaan.

Gayus menyebut mendapat uang tersebut dari hasil membantu perusahaan grup Bakrie. Yaitu menerbitkan SPT PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang ditahan pada awal 2008, membuat surat banding dan segala sesuatu persiapan banding PT Bumi Resources pada 2005, serta membantu SPT Sunset Policy Arutmin. Gayus menjelaskan, dirinya mendapatkan total Rp30 miliar dari tiga proyek tersebut.

Wakadivhumas Mabes Polri menyatakan pihaknya mengapresisi dan tetap berharap agar wacana kenaikan anggaran Densus 88 terwujud. “Kami dari kepolisian perlu melakukan evaluasi sejauh mana yang sudah berjalan. Kami dari kepolisian menyampaikan apresiasi apabila nanti niat itu direalisasikan,” jawabnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya