TANGERANG - Pasangan calon Walikota/Wakil Walikota nomor urut empat Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie menggelar sayembara tangkap pelaku politik uang. Sayembara itu dilakukan untuk menepis semua tudingan politik uang yang dilakukan tim sukses Airin-Benyamin oleh pasangan calon nomor urut tiga Arsid dan Andre Taulany.
Ketua tim kemenangan pasangan Airin-Benyamin, Ferry Muchlis mengatakan, sayembara itu dilakukan tertutup untuk para kader, pendukung dan anggota masing-masing partai politik pendukung. Mereka yang berhasil menangkap dan berani menjadi saksi politik uang tim sukses Arsid-Andre, akan diberikan imbalan dari Airin-Benyamin.
Kendati begitu, Ferry tidak menjelaskan bentuk imbalan yang dimaksud. Namun dia meyakinkan imbalan yang akan diberikan setimpal dengan sayembara yang digelar.
"Di Serpong dan Pamulang kita menemukan praktik politik uang yang dilakukan pasangan calon nomor urut tiga. Kita buat sayembara yang menemukan kasus politik uang akan diberi hadiah jika terbukti di Gakumdu dan Pengadilan," ujar Ferry kepada okezone, Senin (15/11/2010).
Di kawasan Cilenggang, Ferry menambahkan, menemukan praktik politik uang yang dilakukan salah satu pendukung Arsid-Andre dengan memberi Rp15 ribu kepada sejumlah warga untuk mencoblos pasangan nomor urut tiga. Sedang di Kecamatan Pamulang, salah satu pendukung Arsid-Andre ketahuan memberi Rp20 ribu kepada sejumlah warga.
"Saat ini, kita sudah menemukan enam kasus politik uang yang dilakukan pasangan Arsid-Andre. Tiga kasus diantaranya, kita sudah memiliki saksi yang lengkap, yakni di Cilenggang dua kasus, Pamulang satu kasus. Kasus lainnya kami temukan di Serpong Utara dan Paku Alam. Namun, saksinya masih belum lengkap," jelas dia.
(Ferdinan)