Pengungsi Mulai Tinggalkan Kampus

Adam Prawira, Jurnalis
Selasa 16 November 2010 18:32 WIB
Pengungsi Merapi (Koran SI)
Share :

YOGYAKARTA - Aktivitas Gunung Merapi yang relatif stabil beberapa hari belakang tampaknya terus mendorong warga untuk meninggalkan tempat pengungsian.

Setidaknya kecenderungan itu terlihat dari penurunan jumlah pengungsi yang selama ini menempati areal perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), penurunan jumlah pengungsi mulai terlihat. Berdasarkan data Media Center Posko Pengungsi UNY, jumlah pengungsi 793 orang.

Angka itu mengalami sedikit pengurangan dari hari sebelumnya yang berjumlah 811 pengungsi. "Pengurangan jumlah sudah terlihat sejak Minggu," kata petugas Media Center Posko UNY Anton Sujadi, Selasa (16/11/2010).

Dia menduga pengungsi sudah berani meninggalkan pengungsian lantaran menganggap situasi Gunung Merapi sudah aman. Meski begitu, Anton tidak dapat memastikan warga yang meninggalkan pengungsian untuk pulang ke rumah. Namun, bisa juga pindah ke pengungsian lain atau menumpang di rumah kerabat.

Dia mengaku sulit untuk melarang warga tetap berada di pengungsian. Ditanya alasan kepulangan pengungsi, Anton mengungkapkan mereka pulang begitu saja tanpa alasan.
Kendati demikian, Anton menjelaskan selama ini pihaknya tidak mengalami kendala besar dalam menangani pengungsian. Ketersediaan logistik juga terpenuhi dengan baik.

Bahkan, menurut Anton, pihak kampus juga memberikan berbagai program kepada para pengungsi termasuk trauma healing. Sinyalemen adanya pengurangan jumlah pengungsi juga mulai tampak pada pengungsian di Kampus Universitas Gadjah Mada.

Berdasarkan informasi di posko pengungsian UGM, jumlah pengungsi sebanyak 1.086 orang. "Seingat saya, sehari sebelumnya lebih dari 1.100 orang," ujar Ustama, petugas posko UGM.
Meskipun tidak dapat memastikan ke mana pengungsi pergi, dia menduga pengungsi dilanda kebosanan. 

(Dadan Muhammad Ramdan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya