PORTUGAL - Aksi keprihatinan atas berbagai bencana yang terjadi di Indonesia beberapa bulan terakhir tidak hanya dilakukan para pelajar dan mahasiswa di Tanah Air, mereka yang sedang menuntut ilmu di luar negeri pun tak mau kalah peduli.
Seperti yang dilakukan para anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Portugal. Mereka menggelar aksi penggalangan dana dan doa bersama untuk korban bencana banjir Wasior, tsunami Mentawai, dan letusan Merapi, Yogyakarta. Dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp6.888.000, dan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Ketua PPI Portugal Puji Sumarsono menjelaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian moril dan materiil terhadap penderitaan saudara se-Tanah Air. "Selain itu, aksi ini juga untuk menumbuhkan kepedulian pada sesama. Kami pun mengadakan sholat gaib dan doa bersama di Masjid Braga," tutur Puji.
Jamaah shalat gaib tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari Bangladesh, Portugal, Aljazair, Maroko, Cabo Verde, dan Mesir. "Terlihat sekali kepedulian dan simpati mereka pada saudara kita di tanah air," ujar salah satu anggota PPI Portugal, M Abdul Manan.
Puji berharap, aksi kepedulian PPI Portugal tidak berhenti begitu saja. "Saat ini kapasitas PPI Portugal masih mengumpulkan dana dari para anggota. Semoga nanti juga bisa mewadahi bantuan dari masyarakat umum," imbuh Puji.
PPI Portugal didirikan pada 9 Oktober 2010. Saat ini anggota PPI Portugal baru 23 orang. Meski jauh dari Tanah Air, PPI Portugal tetap menaruh perhatian terhadap berbagai berita dari Indonesia.
Reza Praditya Yudha
Penerima Beasiswa Erasmus Mundus,
sedang menempuh pendidikan di Universidade do Minho
Anggota PPI Portugal
(rfa)
(Rani Hardjanti)