Perubahan Jadwal KRL, Pendapatan PT KA Naik

Ajat M Fajar, Jurnalis
Jum'at 17 Desember 2010 12:47 WIB
Ilustrasi
Share :

DEPOK - Perubahan jadwal perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Jabodetabek sepertinya memberi “keuntungan” tersendiri bagi PT Kereta Api Indonesia (KA). Pada hari pertama perubahan jadwal, pendapatan yang masuk melebihi kondisi normal.
Hal itu dikatakan Kepala Stasiun Depok Lama Rosman kepada okezone, Jumat (17/12/2010).
 
“Perubahan jadwal tidak membuat pendapatan menurun, malah bisa dibilang ada kenaikan karena misalnya, orang yang biasanya naik (kereta) ekonomi jadi beralih ke ekspres ataupun ekonomi AC,” kata Rosman.
 
Dia mencontohkan, pada 6 Desember (sebelum dilakukan perubahan maupun pembatalan perjalanan), untuk kereta Ekspres biasanya karcis yang terjual sebanyak 4.621 karcis, dengan pendapatan Rp41.643.000.
 
Sedangkan pada 13 Desember (hari pertama perubahan jadwal), jumlah karcis terjual menjadi 5.499 karcis, dengan pendapatan Rp49.518.000.
 
Sementara untuk KRL Ekonomi justru mengalami penurunan. Biasanya, hanya terjual 5.680 karcis dengan pendapatan Rp8.002.000, namun menjadi 4.804 tiket, dengan pedapatan Rp6 .773.000.
 
Seperti diketahui, terjadi pembatalan dan perubahan sejumlah jadwal perjalanan KRL di Jabodetabek sejak Senin 13 Desember lalu. Pembatalan perjalanan kereta itu diputuskan menyusul rencana PT Kereta Api Indonesia (KA) menarik kereta api baik KRL maupun lokomotif yang dinilai sudah tidak laik jalan, untuk diperbaiki.
 
Rosman menuturkan, mudah-mudahan pada Senin 20 Desember sudah bisa beroperasi dengan normal.
 
Dia menambahkan, lonjakan penumpang hari ini tidak seperti Senin-Selasa lalu. Karena umumnya para penumpang sudah tahu informasi dan mereka sudah beralih ke angkutan umum lain.
 
“Atau dari ekonomi beralih ke ekspres, jadi tidak ada penumpukan. Mungkin volume jumlah penumpang di gerbong itu,” tuturnya.

(Lusi Catur Mahgriefie)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya