Bursah: Globalisasi Ancam Bangsa Indonesia

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Kamis 10 November 2011 18:17 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Indonesia belakangan ini berjalan seolah tanpa arah, berbagai masalah yang muncul menambah kompleksitas masalah yang semakin rumit. Ibarat pepatah Indonesia berjalan di terowongan yang tak pernah menemui titik terang dari ujung terowongan itu sendiri.
 
Banyak yang khawatir dengan apa yang terjadi saat ini Indonesia hampir kehilangan masa depan. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Persaudaraan Alumni HMI (PAHMI) dalam keterangannya kepada okezone di Jakarta, Kamis (10/11/2011).
 
"Masalah nyata ada di hadapan kita, bahkan menghantui masyarakat, suatu kenyataan bahwa globalisasi telah mengancam kehidupan kita sebagai suatu bangsa," kata Bursah yang juga Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini.
 
Menurutnya pertanyaan besar saat ini adalah apakah bangsa Indonesia masih ada? "Jika masih ada mengapa nilai-nilai dasar yang diwarisakan oleh pendiri bangsa kita, semua itu tidak tampak dalam kehidupan kita. Di mana posisi bangsa kita saat ini," keluhnya.
 
Sebagai bangsa yang besar, menurut Bursah, sudah seharusnya Indonesia berjalan dalam sebuah road map pemikiran tentang bagaimana seharusnya bertindak dan merumuskan Indonesia.
 
"Ditegaskan oleh Soekarno bahwa kemerdekaan Indonesia adalah jembatan emas. Para pendiri bangsa kita telah mewarisi jembatan emas itu, sudah sepantasnya kita jaga dan bangun bersama," pungkasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya