MAGELANG - Aksi bakar diri marak dilakukan di berbagai negara sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah di masing-masing negara. Di Indonesia, aksi yang menyita perhatian belakangan ini dilakukan Sondang Hutagalung di depan Istana Merdeka, Jakarta.
Nahdlatul Ulama pun angkat bicara mengomentari tren baru dalam aksi unjuk rasa di Indonesia itu.
Ketua Umum Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siraj, saat membuka Deklarasi Asosiasi Tani Nusantara (Astanu) di Desa Banjar Agung, Kecamatan Kojaran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan tegas mengatakan bakar diri bertentangan dengan ajaran Islam.
Menurut pria yang akrab disapa Kang Said ini, protes terhadap kebijakan atau sebagai penyampaian pesan, tidak harus dengan menyiksa tubuh dengan membakar diri.
Tidak hanya membakar diri, Kang Said menjelaskan, mogok makan dan aksi lainnya yang menyiksa diri juga bertentangan dengan ajaran Islam.
Meski demikian, Kang Said mengaku bersimpati dengan Sondang Hulagalung dalam menunjukkan protes. Namun dia meminta bentuk aksi yang dilakukan Sondang tidak ditiru mahasiswa atau warga lainnya.
(Dian AF)