JAKARTA- DPP PKS Bidang Perempuan mulai membidik suara kaum perempuan untuk pemilu 2014. Salah satunya dengan menggelar acara puncak Hari Ibu di seluruh Indonesia, dengan Tema 'Family Expo 2011, Cinta untuk Ibu Indonesia'.
Ketua DPP PKS Bidang Perempuan Anis Byarwati mengatakan, perempuan PKS menyelenggarakan Family Expo agar berbagai elemen masyarakat tergugah untuk mencintai ibu Indonesia dan bergerak dengan kearifannya masing-masing melakukan perbaikan terhadap kondisi perempuan dan ibu Indonesia.
“Meningkatkan kualitas perempuan dan ibu Indonesia adalah tugas bersama antara pemerintah dan semua elemen masyarakat. Dengan demikian langkah bersama untuk menguraikan benang-benang persoalan perempuan dan ibu Indonesia menjadi hal penting,” ujar Ketua DPP PKS Bidang Perempuan Anis Byarwati di Jakarta, Sabtu (22/12/2011).
Anis menuturkan, berdasarkan sensus penduduk 2010, lebih dari 118 juta atau 49 persen dari total penduduk Indonesia adalah perempuan. "Jumlah yang tidak sedikit. Tapi sayangnya, menurut dia, potensi yang besar itu tidak dibarengi dengan kualitas yang mumpuni," singkatnya.
Dia mengungkapkan, tiga hal terkait indikator kesejahteraan perempuan, yaitu pendidikan, kesehatan, dan tingkat ekonomi masih rendah. Dari sisi pendidikan, masih ada sekira lima persen atau lebih dari 5 juta perempuan Indonesia yang buta aksara.
Sedangkan dari sisi kesehatan, berbagai persoalan terkait kesehatan perempuan masih mengemuka, di antaranya ditunjukkan dengan masih tingginya Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia, yaitu 228 per 100 ribu kelahiran hidup. “Angka ini tertinggi di Asia,” kata Anis
Sementara dari sisi ekonomi, rumah tangga miskin yang dikepalai oleh perempuan jumlahnya semakin bertambah dari tahun ke tahun. Susenas tahun 2004 memperkirakan lebih dari 3 juta rumah tangga miskin dikepalai oleh perempuan. Organisasi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) menyebutkan, 79 persen anggotanya hidup di bawah garis kemiskinan.
“Oleh karena itu, perempuan PKS selama lebih dari 10 tahun telah bergerak di akar rumput melakukan upaya peningkatan kapasitas perempuan di bidang ekonomi, pendidikan, agama, dan kesehatan melalui Pos Wanita Keadilan atau Pos WK,” pungkasnya.
Lebih dari 5.800 titik Pos WK saat ini telah didirikan di 33 provinsi di Indonesia. Pos WK mengerucutkan perannya pada dua bidang utama, yaitu pendidikan dan ekonomi melalui Pos WK Berbasis Pendidikan dan Ekonomi (Pos WK PPE). Selain Pos WK PPE, Bidang Perempuan PKS juga membentuk program Rumah Keluarga Indonesia (RKI), yang saat ini sudah terbentuk 105 RKI di 33 provinsi.
Sedangkan Family Expo 2011 akan diselenggarakan serentak di 33 Provinsi pada rentang 22 - 30 Desember 2011. Dalam kegiatan Family Expo ini akan dilakukan pameran produk Pos WK yang memiliki daya ungkit secara ekonomi, bazar produk muslimah, pemberian penghargaan kepada tokoh perempuan Indonesia, dan sarasehan ‘Cinta untuk Ibu Indonesia’.
Sebagai titik utama penyelenggaraan Family Expo akan dipusatkan di Kota Tua Jakarta Barat, DKI Jakarta pada Sabtu, 24 Desember 2011. Pada titik utama tersebut hadir Presiden PKS Ustadz Luthfi Hasan Ishaq, MA, Ketua Bidang Perempuan DPP PKS, Anis Byarwati, S.Ag, M.Si, anggota dewan PKS, tokoh-tokoh lokal dan nasional. Acara akan dipandu oleh artis muslimah Astri Ivo, dengan hiburan oleh Fadly Padi.
(Stefanus Yugo Hindarto)