Bayi pun Terpaksa Konsumsi Makanan Orang Dewasa

Syamsudin Sidik (Sindo TV), Jurnalis
Senin 02 Januari 2012 09:32 WIB
Ilustrasi pengungsi erupsi Gunung Gamalama (Foto: okezone/Rival F)
Share :

TERNATE - Kondisi ribuan pengungsi korban erupsi dan banjir lahar dingin Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, yang tersebar di sejumlah titik semakin memprihatinkan.

Minimnya fasilitas, termasuk sempitnya tempat pengungsian, membuat para pengungsi harus tidur berdesakan di penampungan-penampungan.

Mereka juga terancam serangan penyakit, khususnya balita. Pasalnya, pasokan makanan dan obat-obatan tidak sebanding dengan jumlah pengungsi yang ada. Bahkan ada bayi berusia delapan bulan yang terpaksa mengonsumsi makanan orang dewasa karena tidak ada bantuan makanan untuk bayi.

Tak hanya itu pengungsi juga mengeluhkan pembagian bantuan seperti selimut, tikar, serta peralatan mandi yang tidak merata.

Para pengungsi berharap, pemerintah segera turun tangan untuk menangani persoalan yang mereka hadapi di pengungsian.

Jumlah pengungsi korban erupsi dan lahar dingin Gunung Gamalama yang mencapai 3.600 jiwa lebih atau sekira 840 kepala keluarga yang berada di 10 titik pos pegungsian.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya