Polisi Dituding Lamban Usut Penembakan di Aceh

Misbahol Munir, Jurnalis
Selasa 03 Januari 2012 09:38 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Sekretaris Fraksi PPP DPR, Arwani Thomafi, mengkritik aparat kepolisian yang lambat dalam mengusut kasus penembakan di Bireun, Banda Aceh, dan Lhokseumawe, Aceh Utara, beberapa waktu lalu.

“Ini membuktikan keamanan masih menjadi barang langka di negeri ini. Kasus ini semakin menambah panjang daftar lemahnya polisi menjadi pelindung masyarakat," ujar Arwani kepada okezone, Senin (2/1/2012).

Arwani juga menilai rentetan kasus penembakan ini bukan kasus kriminal biasa, melihat dari senjata laras panjang yang digunakan para pelaku.

"Agar kasus seperti itu tak terulang, intelijen Polri, TNI maupun BIN harus bekerja lebih ekstra untuk melakukan deteksi awal, sehingga aksi kekerasan bisa dicegah," kata dia.

Dia juga mendesak polisi serius kasus penembakan ini, sekaligus menemukan motif di balik aksi yang sudah menewaskan 3 orang di Bireun, 1 orang di Banda Aceh, dan 1 orang di Lhokseumawe ini.

"Aparat harus mengusut tuntas motif penembakan di Aceh, apakah terkait dengan pilkada yang sebentar lagi digelar, atau jaringan teroris ataupun kriminalitas biasa," kata dia.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya