JAKARTA - Ranjau paku kadang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Saat ban Anda kempes, penjahat pun mulai beraksi merampok anda.
Kepolisian Metro Jakarta Selatan dalam hal ini masih belum bisa bertindak untuk mengungkap sindikat ini. Pasalnya, belum ada laporan terkait tindak kejahatan seperti ini.
"Di kita belum ada laporan resmi soal itu. Tapi kita terus melakukan Operasi Sikat Jaya, Operasi Sikat Jaya untuk mencegah tindak kejahatan jalananan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Irawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/1/2012).
Dia menambahkan, untuk wilayah Jakarta Selatan pihaknya sudah mempunyai titik-titik yang diduga rawan akan aksi kejahatan ini. "Ada di Fatmawati, Pasar Minggu, TB Simatupang. Namun ini masih bisa berkembang ke titik-titik lain," jelasnya.
Pihaknya juga akan berkordinasi dengan pihak terkait semisal tukang tambal ban. Pasalnya, ranjau paku ini kerap dituduhkan kepada tukang tambal ban.
"Tukang tambal ban kan nggak bisa disalahkan. Memang dia mendapatkan dampaknya dari ban kempes ini, namun tidak bisa dikatakan bahwa mereka-lah pelakunya," terang Budi.
Karena itu, menghadapi aksi kejahatan ini, pihaknya mengimbau agar pengendara bisa lebih berhati-hati dalam berkendara.
"Imbauan kita, agar para pengendara pada area rawan kejahatan berhati-hati, sekiranya kalau kena ranjau itu agar berhati-hati dengan barang bawaaannya. Karena bisa saja kan kendaraannya yang jadi sasaran," imbaunya.
(Carolina Christina)