Tak Kredibel, Kepemimpinan HMI Dikecam

Bagus Santosa, Jurnalis
Jum'at 27 Januari 2012 21:31 WIB
Logo PB HMI (Dok. Istimewa)
Share :

JAKARTA - Kepemimpinan Noer Fajrieansyah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dikecam oleh lingkungan internalnya sendiri.

"Kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Saudara Noer Fajriansyah sebagai Ketua umum PB HMI dan mendesaknya untuk segera mengundurkan diri,” tegas Ketua bidang PTKP PB HMI, Dwi Julian dalam ketereangan pers yang diterima okezone, Jumat (27/1/2012).

Hal ini dilontarkan bukan tanpa sebab. Julian merinci beberapa kesalahan yang dilakukan Fajri sapaan Noer Fajrieansyah. Diantaranya Pengelolaan organisasi yang melanggar aturan-aturan konstitusi organisasi, dilanggarnya nilai independensi etis dan organisasitoris yang merupakan landasan organisasi HMI.

“Bahkan membiarkan tindakan oknum PB HMI melakukan tindak kekerasan terhadap Master of Training Badan Pengelola Latihan Kader III di Depok, 25 Desember 2011 lalu,” terang julian.

Selain itu dia menambahkan selama dalam kepengurusan Fajri, pengelolaan anggaran dinilai kurang transparans dan akuntabilitas, sehingga menimbulkan banyak spekulasi. Serta kunjungan ke Vatikan yang tanpa melalui agenda yang jelas dan tanpa melalui prosedur organisasi.

Di sisi lain, Kabid Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO), Rijal Akbar Tanjung bahkan mendesak Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) PB HMI segera mengambil langkah tegas terhadap PB HMI di bawah pimpinan Noer Fajrieansyah. Bahkan dia berharap PB HMI segera menyelenggarakan Kongres Luar Biasa Secepatnya.

Sementara itu Kabid Hukum dan HAM, Arbyanto bahkan sudah menyatakan mundur dari PB HMI. Pasalnya dia menilai kepemimpinan yang sekarang sudah tidak bisa diharapkan. "Kepemimpinan Fajri sudah tidak bisa diharapkan lagi dapat memperbaiki HMI. Justru bisa merusak HMI lebih jauh,” katanya.

Selanjutnya, Kabid Pembinaan Umat PB HMI, Malik Mustafa bahkan menyatakan Fajri sudah tidak bisa dijadikan imam sebagai pemimpin di HMI karena syarat dan rukunnya telah batal.

(Ferdinan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya