DILI - Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta kalah dalam pemilu presiden tahun ini. Dirinya pun mengucapkan selamat kepada dua kandidat yang lolos ke pemilu putaran kedua yang akan berlangsung April.
Francisco Guterres dari Partai Fretilin dan mantan petinggi militer Jose Maria de Vasconcelos, menjadi dua sosok yang memimpin pemilu putaran pertama pada Sabtu 17 Maret pekan lalu.
Setelah 84 persen penghitungan suara diraih, Gueterres memimpin perolehan suara sekitar 128,266 pemilih atau sekira 28,45 persen. Sementara Vasconcelos berada di urutan kedua dengan 113,553 suara atau 25,16 persen.
Sedangkan Horta harus puas berada di posisi ketiga dengan 80,291 suara atau 17,81 persen. Horta pun mengakui kekalahannya dari dua kandidat presiden lain.
"Saya ucapkan selamat kepada dua kandidat yang terus melaju ke putaran kedua," ucap Horta seperti dikutip Reuters, Senin (19/3/2012).
Dengan proses penghitungan suara masih berlangsung, komisi pemilihan umum Timor Leste masih belum mengumumkan hasil akhirnya. Sementara dua kandidat utama yang tengah memimpin saat ini, dipastikan akan bertarung kembali pada pemilu putaran kedua April mendatang.
Pemilu pekan lalu, terbukti berlangsung aman dibandingkan pemilu yang diadakan pada 2007 silam. Isu perbaikan ekonomi menjadi perhatian lebih dari pemilu tahun ini.
(Fajar Nugraha)