Jepang: Korut, Hentikan Peluncuran Roket!

Aulia Akbar, Jurnalis
Selasa 27 Maret 2012 13:02 WIB
Foto : PM Jepang Yoshihiko Noda (bna)
Share :

SEOUL - Dalam Konferensi Keamanan Nuklir Internasional, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda mendesak Korea Utara (Korut) agar menghentikan peluncuran roketnya.

"Peluncuran roket berkedok satelit yang dilakukan oleh Korut merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional dan hal itu melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB)," ujar Noda, seperti dikutip AFP, Selasa (27/3/2012).

"Komunitas internasional mendesak Korut agar membatalkan peluncuran roket itu," ujar Noda di depan 53 pejabat tinggi negara dalam Konferensi Keamanan Nuklir Internasional.

Jepang sebelumnya merencanakan akan menempatkan misil anti-balistik Patriot-3 di Pulau Ishigaki dan Okinawa untuk menembak jatuh roket yang diluncurkan Korea Utara (Korut). Negeri Sakura itu bahkan berniat mengerahkan kapal destroyer Aegis di Laut Jepang untuk mempertahankan Kota Tokyo dari serbuan roket Korut.

Negeri komunis di wilayah Asia itu hendak meluncurkan satelit dengan menggunakan roket jarakk jauh pada 12 dan 16 April mendatang, bertepatan pada hari ulang tahun pendiri Korut, Kim Il Sung. Korut sebelumnya menjelaskan, peluncuran satelit itu merupakan tindakan yang damai,

Meski demikian, Barat serta Jepang dan Korea Selatan (Korsel) menilai, peluncuran satelit itu merupakan kedok dari uji coba roket jarak jauh Korut.

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama juga mendesak Korut agar bertindak guna mencapai perdamaian. Sebagai Presiden AS, Obama juga berniat mengurangi banyak senjata nuklirnya yang saat ini masih disimpan.

(Aulia Akbar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya