BULELENG -Kapolda Bali Irjen Pol Budi Gunawan menegaskan situasi menjelang digelarnya Pilkada Buleleng 22 April ini, secara umum tetap kondusif dan masyarakat
siap menggunakan hak pilihnya.
Gunawan datang ke Buleleng guna melakukan pengecekan kesiapan pasukan pengamanan dan lokasi tempat pemungutan suara (TPS). Semua logistik Pilkada seperti surat suara telah terdistribusikan dengan baik sampai ke TPS.dan tidak ada kendala berarti.
"Situasi tetap kondusif, namun kami tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan baik," katanya ditemui di Mapolres Buleleng, Sabtu (21/4/2012) malam.
Diakuinya, dari pemantuan yang dilakukan potensi terjadinya kerawanan selama berlangsungnya pesta demokrasi tersebut, cukup tinggi seperti gesekan di bawah yang dipicu akibat ketidakpuasan terhadap hasil pemungutan suara.
Demikian pula, berbagai kemungkinan munculnya pelanggaran pidana pemilu hingga politik uang seperti serangan fajar, telah diantisipasi jajarannya dan akan menindaklanjuti hasil rekomendasi panwaslu.
Terkait kerawanan selama berlangsungnya Pilkada, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi seperti pembentukan pos pengamanan terpadu melibatkan jajarannya dan unsur TNI.
Bahkan pihaknya telah memetakan potensi kerawanan yang muncul dengan penempatan aparat dan kekuatan pendukung lainnya di titik-titik strategis. Ada empat desa di dua kecamatan di Seririt dan Gerogak yang berada wilayah Singaraja bagian Barat.
Kepolisian tidak akan mentolerir setiap aksi anarkisme selama Pilkada, mereka yang melakukan perbuatan melanggar hukum akan diambil tindakan tegas.
Namun Kapolda tidak secara jelas menyebutkan tindakan tegas yang akan diambil termasuk kemungkinan perintah tembak di tempat.
"Ya itu bagian dari prosedur ada protapnya. Tetapi pasukan kami sangat cukup untuk mengantisipasi segala kemungkinan," tegasnya.
Seperti diketahui dalam Pilkada Buleleng yang digelar Minggu 22 April 2012. Dalam Pilkada tersebut diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni : Gede Ariadi-Wayan Arta (Partai Golkar, PAN, dan PKPB) Tutik Kusumawardani-Nova Sewi Putra (Partai Demokrat); Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PDI-P) dan Gede Wenten Suparlan-Ida Bagus Djodhi (Hanura-Den Bukit).
Dalam pilkada ini, tercatat sekira 550.162 warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap, akan menggunakan hak pilihnya di 1181 TPS yang disediakan yang tersebar di 148 desa yang ada di 9 kecamatan di Buleleng.
(K. Yudha Wirakusuma)