Mantan Pejabat Sadap Telepon Presiden China

Fajar Nugraha, Jurnalis
Kamis 26 April 2012 16:05 WIB
Bo Xilai (Foto: AFP)
Share :

BEIJING - Bo Xilai saat ini terus tergerus dalam skandal yang merusak namanya di China. Setelah turun dari Partai Komunis, politikus ini dilaporkan menyadap sambungan telepon perbincangan dengan Presiden Hu Jintao.


Bo, yang dahulu dianggap sebagai bintang baru dalam politik China, kini dikabarkan tengah diselidiki atas tuduhan pelanggaran disiplin. 

"Bo Xilai diduga melakukan penyadapan telepon hingga ke Presiden China," lapor The New York Times, seperti dikutip BBC, Kamis (26/4/2012).

"Para pejabatnya bahkan mendengar percakapan yang melibatkan (Presiden) Hu Jintao," imbuhnya.

Pihak berwenang China tidak menyebutkan tuduhan peyadapan yang dilakukan oleh Bo Xilai. Sementara istrinya, Gu Kailai, sudah ditahan oleh polisi karena diduga terlibat kasus pembunuhan pengusaha Inggris, Neil Heywood. Pengusaha itu ditemukan tewas di Chingqing, November 2011 lalu.

"Sementara untuk tuduhan penyadapan ini dimulai beberapa tahun lalu, sebagai kampanye anti-kejahatan di Chongqing yang selama ini menjadi wilayah kekuasaannya," tambah The New York Times.

Laporan penyadapan ini diatasi oleh mantan kepala polisi Wang Lijun yang mencari suaka ke Konsulat Amerika Serikat (AS) Februari lalu. Pencarian suaka ini menjadi awal dari kejatuhan dari Bo Xilai, yang digadang-gadang akan menjadi pemimpin dari Partai Komunis China.

Tahun lalu, The New York Times menambahkan, pihak berwenang pusat China mengetahui penyadapan perbincangan dari kantor presiden dengan pejabat tinggi Partai Komunis Liu Guanglei. Perbincangan antara Menteri Supervisi Ma Wan dan Presiden Hu saat mengunjungi Chongqing juga turut diawasi.

Pemerintah pusat di Beijing mengetahui hal ini, dan langsung menyelidikinya. Penguakan kasus penyadapan ini langsung menghancurkan hubungan Wang Lijun dengan Bo Xilai. 

Kejatuhan Bo Xilai terjadi menjelang China akan melakukan pergantian kepemimpinan pada Oktober mendatang. Sejak skandal itu muncul, hubungan bisnis dan politik antara dirinya beserta keluarga terus menjadi santapan media. 

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya