JAKARTA - Desakan dari sebagian besar Komisi III DPR RI agar Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menurunkan standar kualitas calon dalam proses seleksi untuk mengisi posisi kosong Deputi dan Direktur KPK agar segera terisi dibantah Abraham Samad. Menurutnya untuk jabatan-jabatan tersebut memerlukan kualitas yang baik.
Ketua KPK jilid III tersebut tidak merasa curiga dan menyikapi permintaan Komisi III tersebut secara positif. "Standar Deputi itu standar saja dan memang tidak bisa diturunkan skalanya," jelas Abraham usai mengelar Rapat Dengar Pendapat diruang Rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Kamis (21/6/2012).
Ketika ditanyakan apakah KPK tidak melihat ada indikasi terselubung atas maksud tertentu dari desakan penurunan standar tersebut yang disampaikan Pimpinan Komisi III Nasir Jamil dan Azis Syamsudin bersama beberapa anggota Komisi III lainnya.
"Saya gak tau, biasa-biasa saja dan tidak berprasangka buruk, karena saya selalu berpikiran positif. Karena memang kan kekosongan (jabatan) itu kan sudah lama," tegasnya.
Abraham mengaku dirinya tidak takut dengan desakan siapapun termasuk anggota DPR. "Saya gak pernah takut oleh desakan siapapun, karena yang saya takutkan hanya Allah Ta'ala," sambungnya.
Dirinya menambahkan percuma KPK merekrut calon kalau tidak sesuai. Menurutnya KPK dalam merekrut seseorang selalu megutamakan integritas. "Enggak boleh ada nitip menitip, kan ada pelaksanaan tugas dan tidak ada pengaruhnya," simpulnya.
Sebelumnya, beberapa posisi penting di KPK masih kosong seperti Deputi Bidang Penindakan, Deputi Pencegahan, Direktur Penyidikan, dan Direktur Gratifikasi, serta Kepala Biro Sumber Daya Manusia.
(Misbahol Munir)