DILI - Partai yang dipimpin oleh Perdana Menteri Xanana Gusmao, Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timorese (CNRT) memimpin pemilihan umum parlemen. CNRT meraih 36,11 persen setelah suara yang dihitung mencapai 95 persen.
Sementara partai oposisi, Fretelin berada di peringkat kedua 30,09 persen. Partai Demokrat (PD) yang juga menjadi anggota koalisi pemerintahan, memenangkan 10,56 persen suara.
Meski raihan suara sudah diumumkan, tetapi tidak dijelaskan berapa kursi yang didapatkan oleh partai yang bertarung dalam pemilu parlemen ini. Namun dari suara tersebut dapat diyakini, dengan kemenangan CNRT, Xanana bisa memperpanjang jabatannya sebagai perdana menteri hingga lima tahun ke depan. Demikian diberitakan AFP, Minggu (8/7/2012).
Hasil akhir diperkirakan baru akan diumumkan pada beberapa hari ke depan. Gusmao merupakan tokoh karismatik yang memang berjuang untuk menjaga posisinya sebagai perdana menteri.
Selama kampanye, partai CNRT menjanjikan rakyat Timor Leste untuk mendapatkan perbaikan infrastruktur seperti jalan, listrik dan air. Sementara lawannya, Fretilin, berkampanye untuk menyerahkan keuntungan dari penjualan minyak diperuntukan pada kepentingan pendidikan.
Pemilu kali ini merupakan ujian bagi Timor Leste untuk memberikan jaminan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), agar pasukan perdamaiannya ditarik keluar dari Timor Leste. Rencananya penarikan pasukan itu bisa dilakukan pada akhir tahun ini.
(Fajar Nugraha)