DILI - Pemilu Parlemen Timor Leste masih menunggu hasil akhir dari penghitungan suara. Namun partai Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timorese (CNRT) yang dipimpin Xanana Gusmao, diperkirakan mendapatkan 31 kursi dalam parlemen.
Keberhasilan CNRT merebut 31 dari 65 kursi parlemen Timor Leste, memastikan posisi Xanana Gusmao sebagai Perdana Menteri Timor Leste untuk lima tahun ke depan. Tetapi CNRT tidak akan berkuasa sendiri dalam parlemen. Demikian diberitakan Radio Australia, Senin (9/7/2012).
Partai Fretelin diketahui berada di posisi kedua dalam pemilu kali ini. Bila CNRT ingin berkuasa sendiri dalam pemerintahan, mereka harus setidaknya memenangkan tiga persen suara tambahan.
Hasil akhir diperkirakan baru akan diumumkan pada 17 Juli mendatang. Gusmao merupakan tokoh karismatik yang memang berjuang untuk menjaga posisinya sebagai perdana menteri.
Selama kampanye, partai CNRT menjanjikan rakyat Timor Leste untuk mendapatkan perbaikan infrastruktur seperti jalan, listrik dan air. Sementara lawannya, Fretilin, berkampanye untuk menyerahkan keuntungan dari penjualan minyak diperuntukan pada kepentingan pendidikan.
Pemilu kali ini merupakan ujian bagi Timor Leste untuk memberikan jaminan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), agar pasukan perdamaiannya ditarik keluar dari Timor Leste. Rencananya penarikan pasukan itu bisa dilakukan pada akhir tahun ini
(Fajar Nugraha)