JAKARTA - Kericuhan hebat mewarnai akhir pelantikan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2012-2017. Masalah berawal dari ketidaksukaan sejumlah pengunjung yang mengaku mahasiswa HMI kepada Anas Urbaningrum.
"Ada yang menyudutkan dan meneriaki Anas. Awalnya saya kira sendiri, ternyata dibawah lagi jongkok ada dua orang kagi yang sedang menyiapkan spanduk nyudutin Anas," ungkap mahasiswa HMI dari Universitas Nasional (Unas), di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (5/2/2013) malam.
Reza menambahkan, sebenarnya orang tersebut sudah mulai memperlihatkan ketidaksukaannya kepada Anas saat testimoni Ketua Umum Partai Demokrat ini diputarkan.
"Dia pertama ditarik salah satu kader HMI tapi dia berontak. Dia malah ngelawan. Tadi ada yang bilang dia anak HMI juga, tapi kurang jelas dari mana," tegasnya.
Menurutnya, melancarkan aksi boleh saja, namun salah alamat jika dilakukan di momen pelantikan pengurus KAHMI. "Ini tidak sesuai jika melihat suasana yang ada dan ini jelas merusak suasana, serta memancing emosi teman-teman," sambungnya.
Reza menambahkan, spanduk yang memojokkan Anas itu awalnya sudah sempat terpasangn namun buru-buru langsung dicabut. "Intinya menyudutkan Anas," tutupnya.
(Rizka Diputra)