DBD Meningkat, Dua Anak Meninggal Dunia

Andi Ilham, Jurnalis
Senin 11 Februari 2013 04:20 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

WATAMPONE - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bone  meningkat, di awal Januari hingga Februari 2013. Dinas Kesehatan Kabupaten Bone sedikitnya mencatat 74 anak dibawah umur, terjangkit penyakit DBD dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone.
 
Dari 74 anak menderita penyakit DBD, dua diantaranya meninggal dunia, yakni Azizah (14) warga Desa Wanuawaru Kecamatan Libureng dan Taufik (12) warga Dusun Coppotalumase Desa Mamminasae Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone.

Dari pantauan dilapanagn, di RSUD Tenriawaru Watampone khususnya di bangsal anak, dipenuhi pasien didominasi penderita DBD dari daerah 27 kecamatan Kabupaten Bone.  

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Dr Alimuddin, menjelaskan pihaknya intens melakukan fogging setiap hari secara bertahap disetiap kecamatan.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dan menerapkan 3M. Dan jika ada yang terkena DBD diwilayahnya segera melapor agar segera dilakukan fogging membasmi jentik-jentik nyamuk," ujar dia.

Salah seorang warga, Nurhidayat, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Bone kerap terlambat menangani timbulnya wabah DBD, pasalnya hanya menerima laporan saja dari pasien dan baru melakukan fogging.

"Kalau sudah ada yang meninggal baru datang petugas menyemprot. Selain itu, Bone luas memiliki 27 Kecamatan dan petugas terbatas," ujar warga Jalan Lapatau, Watampone.

(K. Yudha Wirakusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya