JAKARTA – Berangkat dari tema Satu Napas untuk Bumi, Sobat Bumi Pertamina Foundation Scholar (SBPFS) mengaktualisasikan passion cinta lingkungan dengan mengadakan Rakernas dan Aksi Selamatkan Bumi. Pada kesempatan ini SBPFS mengadakan kegiatan Aksi Selamatkan Bumi dengan membagikan 1.000 tas ramah lingkungan kepada masyarakat secara gratis. Aksi selamatkan bumi dilaksanakan pada Minggu pagi, 17 Februari lalu di seputaran Bundaran HI Jakarta dan bertepatan dengan suasana Car Free Day.
“Lead self, lead others and lead change!”. Demikian diserukan Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono. Seruan itu semakin mengugah hati scholar untuk menjalankan aksi selamatkan bumi.
Seperti kita ketahui, sekarang ini kesadaran masyarakat kian berkurang dalam menjaga bumi. Padahal, hingga detik ini bumi masih merupkan satu-satunya rumah untuk mahluk hidup. Aksi Selamatkan Bumi ala SBPFS ini pun berupaya mewujudkan perubahan melalui masyarakat yang lebih peduli dan mencintai bumi dengan turut menjaganya.
Salah satu yang disoroti para scholar peduli lingkungan adalah mengurangi penggunaan plastic berlebih yang secara garis besar dapat menyokong terjadinya proses Global Warming. Pengurangan penggunaan plastic berlebih inilah yang menjadi fokus SBPFS pada aksi selamatkan bumi kali ini. Pembagian 1.000 goody bag sebagai alternatif pengganti plastik diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik tersebut.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dibuktikan banyaknya masyarakat memberi support dengan menandatangani dukungan di selembar kain putih, lho! Begitu pula dengan scholar dan alumni Pertamina Foundation Scholar sangat bersemangat dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat mengapa kita harus menggunakan goody bag ini,” tutur ketua pantitia aksi, Tegar Perkasa.
Meski letih, perjuangan para scholar langsung terbayar ketika melihat sebagian besar masyarakat langsung menggunakan goody bag yang dibagikan. Diharapkan, tidak hanya usai aksi, asyarakat akan terus memakai goody bag tersebut dan mengajak teman sekitar untuk bersama membuat perubahan untuk bumi yang lebih baik.
Tidak hanya aksi selamatkan bumi, SBPFS juga mengadakan rakernas untuk program kerja tahunan. Terdapat lima program kerja yang akan dilaksanakan dalam satu tahun ini. Beberapa di antaranya akan ada program konservasi bawah laut, pelaksanaan ekonomi hijau, pembuatan kebun raya mini serta pembentukan komunitas cinta lingkungan.
Aksi ini diikuti oleh sekira 150 orang Sobat Bumi Pertamina Foundation Scholar dari perguruan tinggi terkemuka seluruh Indonesia. Di antaranya yang turut serta dalam aksi kali ini adalah scholar dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Aceh; Universitas Sumatra Utara (USU), Medan; Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang; Universitas Indonesia (UI), Depok; Universitas Gunadarma, Depok; Institut Pertanian Bogor (IPB); Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung; Institut Teknologi Bandung (ITB); Universitas Diponegoro (Undip), Semarang; Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta; Institut Teknologi sepuluh November (ITS), Surabaya; Universitas Airlangga (Unair), Surabaya; Universitas Udayana (Unud), Bali; Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda; dan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makasar.
Berita Kiriman:
LB Ciputri Hutabarat
Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Universitas Padjadjaran (Unpad)
Sekretaris BEM FISIP Unpad
(Rifa Nadia Nurfuadah)