Gilir Siswi SMA di Kos, 8 Pelajar SMK Terancam Dikeluarkan

Son Rahim, Jurnalis
Sabtu 09 Maret 2013 23:11 WIB
Share :

Menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah menggalakkan program vaksinasi nasional. Berbagai vaksin Covid-19 yang telah didatangkan dari luar negeri didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia.
 
Baca Juga:
------------------------------------------

Tim Biomekanika ITB Ciptakan Alat 'Dent-In' Pelindung Dokter Gigi

------------------------------------------

Manfaat Lotion Eceng Gondok Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

------------------------------------------
 
Tentu terdapat tantangan tersendiri dalam proses pendistribusian ini. Pertama, vaksin Covid-19 yang didistribusikan tersebut harus dijaga dengan suhu 2-80C sampai ke tempat dilaksanakannya vaksinasi.
 
Kedua, terkait bagaimana mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah terpencil di Indonesia, layaknya daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dimana membutuhkan waktu sampai berhari-hari?
 
Tantangan tersebut kemudian dijawab oleh lima orang mahasiswa UGM yang terdiri dari Muhammad Rizqiansyah (Teknik Fisika 2018), Ananda Fikri Nugroho (Teknik Fisika 2018), Devara Zain Al Adid (Teknik Elektro 2018), Kaninda Khairunnisa (Teknik Fisika 2019), dan Fauzian Sekar Indrasyah (Farmasi 2019).
 
Mereka mengembangkan alat penyimpanan vaksin Covid-19 yang dapat menyimpan vaksin tetap aman sampai ke daerah terpencil sekalipun. Alat tersebut diberi nama Smart Vaccine Tube.
 
Selengkapnya simak dalam infografis okezone alat penyimpanan vaksin Covid-19 di atas ya!
 
Lihat Juga:

Mendikbudristek: Bantuan Kuota Internet Sampai Akhir Tahun

 
 

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya