SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur dipastikan akan mengaktifkan kembali kucuran dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) pada Setember 2014. Kucuran dana memang sempat dihentikan karena perhelatan Pilpres 2014 sesuai dengan petunjuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kita rencanakan Bansos dan Hibah akan kita gulirkan lagi, bagi Pemprov Pilpres tinggal beberapa tahapan saja dan akan secepatnya selesai," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Senin (11/8/2014).
Kata Pakde Karwo, saat ini pihaknya masih menyiapkan segala bentuk perangkat hukum untuk dua dana tersebut. Targetnya, pada September 2014 mendatang telah usai dan siap disalurkan ke masyarakat Jawa Timur.
Ia mencontohkan, salah satu perangkat hukum adalah adalah surat edaran (SE) Gubernur. Selain itu, Pemprov Jatim juga akan melaporkan ke KPK terkait keluarnya payung hukum sehingga tidak muncul permasalahan di kemudian hari.
"SE akan saya siapkan sebab itu satu satu payung hukum. Nanti juga akan kita laporkan ke Pemerintah Pusat serta Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) agar semuanya legal," katanya.
Sayangnya Gubernur tidak menyebut berapa jumlah dana bansos dan hibah yang akan disalurkan ke Jawa Timur. "Masih disiapkan payung hukumnya," ujarnya.
(Muhammad Saifullah )