JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melarang pejabat DKI menggunakan fasilitas pengawalan (Voorijder) dari Dinas Perhubungan. Bahkan, dia akan menghentikan fasilitas tersebut.
"Kita akan setop berikan fasilitas voorijder, berlaku ke semua staf dan pejabat pemprov," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis, (13/11/2014).
Ahok mengatakan, para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang biasa ditugaskan untuk mengawal serta mensterilkan akses pejabat tersebut, akan dipindahtugaskan menjadi pengurai kemacetan di sejumlah titik rawan kemacetan.
"Saya minta petugas-petugas itu buka Waze, di situ kan bisa kelihatan mana saja jalanan yang macet," tambahnya.