JAKARTA - Presiden Joko Widodo diminta mewaspadai pihak-pihak yang akan melakukan pembusukan dari dalam. Mantan relawan Joko Widodo (Jokowi), Ferdinand Hutahean, menenggarai adanya segelintir elite di lingkaran istana yang akan mengkhianati presiden.
"Sepertinya ada sekelompok menteri yang tidak loyal pada presiden dan menjadikan pihak lain jadi majikannya, seperti ketum parpol atau kepentingan pihak luar," kata Ferdinand di Jakarta Selasa (27/1/2015).
Menurut Direktur Eksekutif Energi Watch ini, dalam 100 hari ini kepemimpinan Jokowi-JK beberapa menteri sudah menggulirkan banyak gebrakan dan konsepnya sudah jelas. Namun, banyak konsep mereka yang bertentangan dengan Nawa Cita dan Trisakti. "Mereka membawa kepentingan neoliberalisme," kata Ferdinand.
Dia mencontohkan Menteri BUMN, Rini Soemarno. Menurut dia, Rini layak diganti, karena langkah-langkahnya dianggap bersebrangan dengan visi dan misi Jokowi.
"Rini Soemarno konsepnya kita sudah tahu yaitu neoliberalisasi. Agenda privatisasi BUMN adalah agensa buruk yang dibawa oleh Menteri BUMN. Dari cara Menteri BUMN memilih direksi BUMN sudah bisa kita lihat arahnya yaitu liberalisasi," katanya.
Sebelumnya, Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon mengungkap adanya pengkhianat di lingkaran dalam Istana yang membuat Jokowi menjadi jauh dari cita-cita perjuangan partai.
Politisi ini tanpa tedeng aling-aling menyebut nama Andi Widjajanto sebagai salah satu sosok yang memberikan masukan menjerumuskan Presiden ke jalan salah.
(Dede Suryana)