Kisah Puan Maharani Dicekoki Jamu

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Kamis 02 April 2015 20:00 WIB
Share :

Puan bercita-cita, kebiasaan minum jamu bisa meluas di seluruh kalangan, menjadi warisan budaya yang tidak hilang. Jamu dan kebiasaan meminumnya, menjadi identitas bangsa Indonesia. Hal ini sangat penting di tengah serangan herbal impor dan obat-obatan asing. Jamu bisa menjadi solusi untuk masyarakat Indonesia, selain biayanya murah, juga sudah mengakar kuat di seluruh kebudayaan yang ada di Indonesia.

Selain itu, dengan menjadikan meminum jamu sebagai kebiasaan, maka akan membantu usaha kecil menegah dan home industry. Jamu bisa menjadi solusi untuk membantu perekonomian keluarga dengan pemberdayaan perempuan.

Puan tidak menolak jika kebiasaan minum jamu belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Tantangan yang sering terdengar adalah karena jamu memiliki rasa yang pahit. Tapi Puan menyebutkan, saat ini sudah banyak produk-produk jamu yang memiliki inovasi untuk menghilangkan rasa pahitnya.

“Untuk memulai kebiasaan minum jamu, tidak harus yang pahit-pahit dulu. Beras kencur, wedang jahe, atau sari temulawak, juga bisa. Buat anak-anak, tanaman itu dipercaya memiliki khasiat. Jika sejak kecil sudah dibiasakan, maka untuk minum jamu yang lainnya tidak akan bermasalah,” ulasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya