Enam Sniper Amankan Jokowi Selama Kunjungan ke Sumut

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Jum'at 17 April 2015 13:11 WIB
Enam sniper amankan Jokowi (Foto: ilustrasi)
Share :

MEDAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan membagikan Kartu Indonesia Sehat di Deli Serdang dan menghadiri kongres PKPI di Medan, Sabtu 18 April 2015.

Sebanyak 4.200 personel TNI dan Porli diturunkan untuk memastikan kunjungan Jokowi aman. Enam orang penembak jitu juga disiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pengamanan sudah sangat siap. Sudah gladi kotor. Hari ini setelah salat Jumat akan dilaksanakan gladi bersih dari mulai kegiatan awal dari mulai turun pesawat sampai kompleks-kompleks nanti," kata Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan Mayjen Edy Rahmayadi seusai apel gelar pasukan pengamanan kunjungan presiden di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (17/4/2015).

Dia memaparkan, 4.200 personel yang terlibat dalam pengamanan kunjungan Presiden Jokowi ke Sumut terdiri dari prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, didukung aparat Polri. Pasukan ini akan mengamankan kunjungan Presiden Jokowi ke lapangan PTPN III di Sei Karang Deli Serdang, mulai dari Lanud Soewondo, Polonia, seluruh rute perjalanan, sampai ke depan Lapangan Benteng, Medan.

"Pada pukul 09.30 WIB akan kembali juga sudah dicek sampai take off pesawat dari Pangkalan Udara Soewondo," sebut Edy.

Sniper atau penembak jitu juga disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan. "Ada enam (sniper) yang disiapkan untuk menghadapi trouble di situ, sehingga semua bisa diantisipasi," jelas Edy.

Ditanya mengenai kemungkinan adanya aksi unjuk rasa, Edy yakin hal itu tidak terjadi. Menurutnya, tidak ada masalah yang bisa memicu demonstrasi di Sumut. Dia mengimbau masyarakat Sumatera Utara yang ramah menyambut Presiden Jokowi dengan rasa kekerabatan.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo menyatakan pihaknya tetap mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa.

"Kita antisipasi. Kalau mereka melakukan unjuk rasa anarki, akan kita tindak tegas. Karena ini presiden, akan kita amankan nomor satu," ucapnya.

Dalam kunjungan presiden, akan ada rekayasa lalu lintas. "Seperti kata Pangdam, masyarakat akan turun ke jalan menyambut presiden, pasti kita amankan," pungkas Eko.

(Carolina Christina)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya