BANGKOK – Salah seorang pelajar di Thailand diketahui sangat menghargai para pengungsi Rohingya yang ditampung Pemerintah Thailand. Bahkan, ia menganggap kaum Rohingya sebagai keluarganya sendiri. Pelajar tersebut bernama Pornthep Pornsiricherd.
Ternyata, sewaktu Pornthep kecil, keluarganya diketahui memiliki seorang asisten rumah tangga yang merupakan seorang warga Myanmar. Keluarganya hingga kini menganggap asisten rumah tangga itu sebagai salah satu keluarganya sendiri.
Atas dasar itu, Pornthep lantas mengumpulkan beberapa pelajar dari berbagai universitas di Thailand, untuk ikut serta dalam aksi solidaritas bagi pengungsi Rohingya.
“Sebelumnya, saya sempat berpikir kenapa saya harus membantu mereka (Rohingya)? Namun, setelah melihat kondisi mereka di sini, saya menyadari bahwa seseorang harus membantu mereka,” ujar salah seorang mahasiswi Universitas Thaksin Thailand, Khanittha Yimlamai, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2015).