Beberapa hari kemudian, kejadian tersebut terulang kembali. Dengan modus dan tempat yang sama, korban kembali digagahi si pelaku sebanyak dua kali.
“Beberapa waktu kemudian gitu juga, dia datang ke rumah dengan alasan mau ajak jalan-jalan, rupanya dibawanya aku ke gubuk itu lagi, dipaksanya aku telanjang, kuat kali tenaganya, jadi aku pasrah, sudah siap sekali, disetubuhinya lagi aku,” jelasnya.
“Kejadian ketiga sama alasannya, mau ajak jalan-jalan, rupanya dibawanya aku ke rumahnya, tiba di rumahnya aku duduk aja di teras, dibilangnya malu dilihat tetangga, ku pikir benar juga, makanya aku mau masuk, pas sudah di dalam pintu rumah langsung dikuncinya, rupanya orangtuanya lagi gak di rumah, aku pun dipaksanya buka celana, dikursi ruang tamulah aku digagahinya sekali,” tambahnya kembali.
Diduga ketagihan, si pelaku pun kembali lagi mengajak korban jalan-jalan, dan membawanya ke tempat warung lesehan remang-remang yang berada di areal tanah garapan Pasar 11 di Jalan Bandar setia-Sei Rotan, korban pun dibujuk masuk dan dipaksa bugil, yang akhirnya berhasil digagahi si pelaku.
Terakhir kalinya korban digagahi di tepi sungai Lau Dendang Bandar Setia, dengan alasan jalan-jalan, dijemput dan dibawa ke arah Pasar 12 lewat jembatan sebelah kiri, di tempat tersebut korban dipaksa membuka celananya, yang akhirnya digagahi si pelaku sebanyak dua kali.