“Dia harus mengganti pengganti Luhut dengan cepat,” ujarnya.
Arya menambahkan, mengenai rangkap jabatan juga bukan hanya ada pada Luhut, dua menterinya yakni Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang telah menjadi menteri sejak 10 bulan lalu juga belum mengundurkan diri sebagai anggota DPR, sama halnya dengan Pramono Anung yang kini duduk sebagai Sekretaris Kabinet.
“Rangkap jabatan ini juga kuncinya ada di Jokowi apakah dia serius membangun kabinet professional, dan ini salah satu ujian dengan meminta segera Puan untuk mundur dari DPR dan juga Pramono Anung, serta juga cari pengganti Luhut karena itu yang dijanjikan Jokowi waktu kampanye dan sebagai pemilih kita tagih janjinya itu,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )