PAPUA - Dua warga Distrik Oksibil yang telah mencapai lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air, berhasil membawa puing pesawat dan menyerahkannya kepada pihak Trigana yang ada di Oksibil.
“Kedua warga itu yakni, Horsea Ngindana dan Donatus Oktemka,” ujar Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Yunus Wally, Selasa (18/8/2015).
Dari laporan kedua warga itu terungkap kondisi pesawat hancur dan bagian yang terlihat utuh hanya ekor saja. Bagian ekor itu ditemukan tersangkut.
"Tim SAR darat saat ini berupaya menuju lokasi yang lokasinya berada di lereng gunung di sekitar Oksob," tutur Yunus.
Menurut dia, saat ini sekira 300 warga Oksibil turut mendampingi tim SAR ke lokasi. Namun karena medannya yang berat dan cuaca ekstrem, maka mereka belum tiba di lokasi.
"Di atas peta memang dekat, namun di lapangan cukup sulit. Belum lagi cuaca dan jarak pandang yang terbatas," ucap Yunus.
Ketika ditanya tentang kemungkinan tim SAR ke lokasi melalui udara, ia mengatakan hal itu bisa dilakukan jika cuaca baik. Pesawat Trigana Air sendiri jatuh di Oksob, Pegunungan Bintang. Pesawat tersebut mengangkut 49 orang, termasuk awaknya.
(Abu Sahma Pane)