SAMARINDA – Pencarian penyelam warga negara asing (WNA) yang hilang di perairan Pulau Sangalaki, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diperluas hingga radius 50 kilometer.
Demikian disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0902/Tanjung Redeb Letkol Inf Ahmad Hadi Aljufri, di Samarinda, Selasa (18/8/2015) sore.
"Pencarian hari ini (Selasa), diperluas '25 nautical mile' atau hingga radius 50 kilometer, dari awal lokasi penyelaman empat WNA yang hilang tersebut," ungkapnya.
Pencarian empat WNA yang hilang kata Ahmad Hadi Aljufri, terganggu cuaca buruk dan tinggi gelombang yang mencapai 1,5 hingga tiga meter.
Namun, tim SAR gabungan yang terdiri dari, personel TNI, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim dan Kabupaten Berau, personel kepolisian, pemerintah setempat serta masyarakat terus melakukan penyisiran di tengah cuaca tidak menentu tersebut.
"Kondisi cuaca yang tidak menentu dengan tinggi gelombang yang mencapai 1,5 hingga tiga meter yang disebabkan oleh angin Selatan, tidak menyurutkan tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian. Secara periodik, yakni setiap satu jam sekali, kami berkoordinasi dengan Basarnas dan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca di sekitar lokasi pencarian," katanya.