Fuad Amin: Mustahil Pejabat Tak Terima Suap!

Reni Lestari, Jurnalis
Kamis 17 September 2015 14:47 WIB
Fuad Amin Imron (foto: Okezone)
Share :

Fuad Amin menjabat sebagai Bupati Bangkalan, Madura sejak tahun 2003 hingga 2012. Menurutnya, pada tahun pertama mengikuti Pilkada ia tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Karena ia menggunakan karisma keluarganya yang terkenal sebagai tokoh Madura. Fuad merupakan cucu dari Syaikhona Kholil atau ulama besar di Madura.

"Tahun pertama ini pengeluaran saya tidak banyak. Karena saya menggunakan karisma keluarga. Saat itu ada istilah, kalau di Madura tidak pilih saya bakal kualat," katanya.

Sementara pada periode keduanya atau pada 2008 di mana Pilkada dilakukan secara langsung, Fuad mengaku mengeluarkan uang lebih banyak dari sebelumnya.

"Saat itu Pilkada langsung, meski saya didukung tokoh dan partai, di Bangkalan itu 18 kecamatan, ya kalau diundang tentunya ada uang buat beli minuman, tapi saya lupa waktu itu berapa buat Pilkada," tegasnya.

Fuad juga mengatakan pasrah atas statusnya sebagai terdakwa, meskipun ia berasal dari keluarga terhormat di Madura. "Saya hidup tidak pernah punya hutang dan tidak pernah menipu orang. Itu prinsip saya. Saya keturunan orang baik-baik, kalau kemudian saya jadi terdakwa saat ini, malu saya. Tapi saya pasrah," tukas Fuad.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya