Sebab, kondisi Makkah yang sekarang berbeda dengan kondisi sebelumnya. Jika dulu sangat mudah mendapatkan makanan, saat ini untuk mendapatkan penjual makanan saja sangat sulit.
"Pemerintah Arab Saudi mengawasi secara ketat para pedagang yang tidak berizin untuk menjual makanan siap saji. Sementara rumah makan yang ada sangat terbatas. Pemerintah pada tahun ini juga baru menyediakan makan sekali sehari tepatnya pada makan siang," ujarnya.
Tahun depan hal ini akan dipikirkan kembali bagaimana jamaah calon haji bisa mendapatkan penambahan makan khususnya selama berada di Makkah.
"Jika tidak bisa tiga kali dalam satu hari, minimal dua kali dalam sehari seperti yang ada di Madinah. Ini yang akan harus dipikirkan ke depan," kata Lukman.
(Abu Sahma Pane)