Pat Kurniasih (48) saat ditemui MCH mengatakan bahwa saat terjadi kebakaran, dirinya bersama ayahnya (Anon) sedang di musala hotel. Mendengar ada kebakaran, dia dan ayahnya segera bergegas keluar. Pak Kurniasih terlihat menangis karena khawatir dengan keadaan ibunya, Indeng (80), yang saat itu masih ada di kamar. “Ibu sudah dibawa turun. Alhamdulillah semua selamat,” tuturnya sembari mengusap air mata.
Pantauan Media Center Haji (MCH) di hotel yang berlokasi di kawasan Raudlah itu, asap mengepul memenuhi lobi hotel. Peralatan pemadam kebakaran tampak sudah terparkir di sepanjang jalan depan lobi hotel, seperti tiga truk tangki air pemadam kebakaran, dua mesin raksasa penyedot asap, tiga mobil ambulans, dan beberapa mobil evakuasi pemadam kebakaran lainnya.
Sekira 30 menit berselang, asap di lobi hotel sudah berhasil disedot dengan mesin blower raksasa sehingga kondisi sudah relatif normal.
(Jihad Dwidyasa )