Selamat Hari Ayah

Fransiskus Dasa Saputra, Jurnalis
Kamis 12 November 2015 13:23 WIB
Ilustrasi (Ist)
Share :

Erix mungkin satu dari jutaan ayah yang rela berjuang untuk keluarganya. Berbicara mengenai sosok ayah, terkadang mungkin terlupa oleh kita jika sosok yang satu ini rela berpeluh keringat untuk memastikan anak-anaknya dapat pendidikan yang lebih tinggi darinya. Sosok yang siap bangun lebih awal dan tidur lebih akhir untuk menjamin anak-anaknya mendapat kehidupan yang terbaik. Sosok yang harus merelakan waktu liburnya hanya untuk melihat anak-anaknya tertawa.

Jika bisa membandingkan sosok ayah, mungkin kalah “populer” jika dibandingkan ibu. Sama halnya dengan sosok ayah, peringatan Hari Ayah mungkin kalah populer dengan Hari Ibu.

Banyak orang tidak tahu jika setiap 12 November diperingati sebagai Hari Ayah. Memang jika dibandingkan dengan Hari Ibu, yang diperingati setiap 22 Desember, perayaan Hari Ayah jauh dari kata spesial atau istimewa.

Bisa dimengerti, mungkin sosok ayah dalam sebuah keluarga tidak sekrusial sosok ibu. Tanpa mengurangi pentingnya sosok ayah, mungkin setiap orang akan setuju jika sosok ayah diibaratkan seperti pahlawan tanpa tanda jasa.

Dilihat dari sejarahnya, peringatan Hari Ayah dipelopori sebuah komunitas lintas agama. Pada 12 November 2006, sejumlah perempuan yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) menggelar deklarasi Hari Ayah di Pendopo Gede Balai Kota Solo, Jawa Tengah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya