CIANJUR - Wartawan harian media cetak nasional yang bertugas di Cianjur, Jabar, Guruh Permadi, menjadi korban kekerasan aparat kepolisian, saat tengah melakukan tugasnya meliput aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Cianjur, Senin, (4/1/2016).
Aksi kekerasan aparat dari satuan Dalmas Polres Cianjur terhadap wartawan itu, berawal ketika tengah mengamankan aksi unjuk rasa damai yang dilakukan Gerakan Rakyat Menggugat di halaman Kantor Bupati Cianjur, berujung ricuh.
Dimana empat lapis petugas keamanan, berusaha meredam masa yang terus merangsek masuk ke halaman kantor untuk menyampaikan aspirasinya, hingga aksi saling dorong dengan petugas tidak dapat dihindari.
Aksi tersebut meluas menjadi baku hantam, dimana petugas membubarkan kerumunan masa . Aksi petugas tersebut membuat belasan orang pengunjuk rasa mengalami luka-luka dan menyelamatkan diri ke sejumlah ruangan.
Dalam aksi tersebut, Guruh Permadi yang tengah mengambil gambar dengan kameranya, langsung diserang petugas dengan mengunakan tongkat rotan, meskipun telah menyebutkan dirinya wartawan.