Pada uji laboratorium yang dilakukan terhadap empat orang yang digigit anjing liar tersebut, satu orang diantaranya dinyatakan positif rabies.
"Rabies dapat disebabkan oleh gigitan berbagai binatang seperti kucing, kera (monyet) anjing dan sebagainya. Namun penderita rabies di kabupaten itu tahun 2015 mayoritas disebabkan oleh gigitan anjing," katanya.
Dari kasus tersebut, bagi warga yang dinyatakan positif terkena rabies langsung diberikan vaksinasi oleh pemkab setempat melalui dinas kesehatan sehingga kembali sembuh.
Katanya, semua kasus gigitan anjing sepanjang tahun 2015 di kabupaten itu telah berhasil ditangani pihak medis dengan baik.
(Khafid Mardiyansyah)