Dua Pelajar SD Tewas Tertabrak Bus

Kuntadi, Jurnalis
Sabtu 16 Januari 2016 17:36 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

KULONPROGO – Dua pelajar sekolah dasar Islam Terpadu (SDIT) Mutiara Insani, Mutia Yuna Bila (7) dan Fahmi Furqon (9) menjadi korban kecelakaan lalulintas. Keduanya meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan sebuah bus pariwisata.

Informasi yang berhasil dihimpun, kedua pelajar tersebut baru saja pulang dari sekolah yang terletak di Pedukuhan Jeronan, Desa Brosot, Kecamatan Galur. Seperti biasanya, bagi siswa yang tidak dijemput oleh pihak keluarga akan diantar pulang oleh Sumiyem (51) warga Jeronan.

Siang itu, Sumiyem bermaksud mengantar Mutia yang merupakan warga Pedukuhan Bagongan Desa Nomporejo, Galur dan Fahmi yang tinggal di Pedukuhan Bleberan, Banaran, Galur menggunakan mengendari sepeda motor dengan nomor polisi AB 4853 GK.

Ketika melintas di Jalan Daendels yang terletak di Pedukuhan Bagongan, Sumiyem, yang melaju dari arah utara langsung menyeberang ke selatan. Namun, entah kenapa dia kembali menyeberang ke utara. Padahal dalam waktu bersamaan ada bus pariwisata, dengan nomor polisi Z 7501 TD yang dikemudikan Asep Yudi, warga Sukaurip Tasikmalaya, melintas.

Kecelakaan pun tak terhindarkan. Akibat kecelakaan ini, Fahmi meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Mutia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara Sumiyem, menderita luka dan dirawat di RS Pura Raharja Galur.

“Kita masih dalami kasus ini,” jelas Kanit Lakalantas Polres Kulonprogo Iptu Sri Purwanti, Sabtu (16/1/2016).

Sri menambahkan, pihaknya masih memeriksa intensif pengemudi bus Asep Yudi. Polisi juga mengamankan barang bukti baik bus maupun sepeda motor. “Kita amankan sopir bus untuk keperluan penyelidikan,” tuturnya.

(Fransiskus Dasa Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya