Rasa penasaran atas kehilangan jabang bayi Dea, terang Deni, keluarga Dea sempat berobat secara tradisional dengan menggunakan jasa ''orang pintar''. Dari keterangan ''orang pintar'', lanjut Deni, jabang bayi tersebut diduga sudah diambil oleh mahluk halus.
''Kita juga sudah berobat ke ''orang pintar'', kalau keterangan dari sana jabang bayi diduga diambil mahluk halus,'' jelas Deni.
Ia menambahkan, sejak kejadian itu, setiap mendengarkan suara adzan, Dea selalu mengalami kesurupan mahluk halus dengan berteriak-teriak kencang. Melihat kondisi itu, pihak keluarga selalu membacakan surat yasin dan ayat kursi setiap Dea mengalami gangguan dari mahluk halus.
''Sejak mengalami kehilangan jabang bayi, dirinya setiap mendengar adzan selalu berteriak kencang,'' demikian Deni.
(Fransiskus Dasa Saputra)