Ada Kuntilanak Bergentayangan di Jalan Braga

Agregasi Pikiran Rakyat, Jurnalis
Kamis 14 April 2016 18:47 WIB
Kuntilanak di jalan Braga Bandung (foto: PR ONline)
Share :

BANDUNG – Rintik hujan malam itu membuat udara menjadi dingin. Namun, lalu-lalang orang dan suara musik di Jalan Braga tetap ramai. Di tengah keramaian, tampak sosok tubuh memakai baju putih dengan rambut panjang dan kaki yang tidak terlihat.

Ia duduk termenung di depan kafe di Jalan Braga. Ada yang aneh dengannya, wajahnya putih pucat dengan warna hitam di area mata dan merah di sekitar hidung.

Ketika orang berjalan mendekatinya, mereka langsung berlari ketakutan. Namun, ada pula beberapa orang yang sengaja mendekat untuk berfoto bersama. Jangan takut dulu untuk datang ke jalan Braga karena sosok tersebut adalah pekerjaan yang diajalani untuk mengais rezeki. Saat di tanya mengapa penampilannya seperti itu, dia mengatakan hal itu adalah cosplay dengan karakter misteri.

Namanya adalah Barwok yang berprofesi sebagai cosplay misteri karakter kuntilanak. Ia mulai menggeluti cosplay di Kota Tua Jakarta. Namun, satu tahun yang lalu ia pindah ke Bandung. Bagaimana karakter misteri itu sampai ke Bandung? Berikut ini wawancara selengkapnya, seperti diberitakan PR Online.com.

Sebelum profesi ini, apakah pernah menjalani profesi lain?

Sebelumnya bekerja sebagai buruh pabrik di Serang hampir empat tahun. Saya mulai usaha kecil-kecilan dalam bidang kuliner tetapi gagal. Saya memutuskan hijrah tahun 2013 ke Jakarta, menjadi PKL di kawasan Kota Tua.

Mengapa bisa menjadi seorang cosplay misteri?

Karena di wisata Kota Tua terdapat beberapa komunitas seperti komunitas manusia batu, boneka, dan hantu. Saya mulai tertarik dengan manusia hantu. Dari sana saya mendekati komunitas tersebut. Mulai belajar bagaimana caranya makeup, caranya membuat luka, dan cara bersikap. Saya bergabung dengan komunitas hantu tahun 2014 dan mulai menjadikan karakter hantu kuntilanak sebagai profesi.

Mengapa memutuskan pindah ke Bandung?

Karakter hantu semakin diminati banyak orang. Persaingan di Kota Tua semakin ketat. Pendapatan pun jauh berkurang dibandingkan sebelumnya. Sehari setelah perayaan Imlek tahun 2015, saya memutuskan untuk ke Bandung.

Apa saja kendala saat menjalani profesi ini?

Saya kan awalnya bermain di Jalan Asia-Afrika tapi ada yang bilang di daerah Asia-Afrika ada larangan tampil dari pemerintah kota untuk karakter misteri. Teman menyarankan saya untuk main di jalan Braga.

Bagaimana respon masyarakat yang lewat ke Jalan Braga?

Hari pertama menjadi cosplay karakter kuntilanak, respon masyarakat Bandung lumayan bagus. Uang yang didapat pun lumayan.

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum tampil?

Untuk persiapan cukup mudah. Kostum saya bikin sendiri dengan harga yang tidak terlalu mahal, sekitar Rp 30 - 40 ribu. Peralatan rias ada tiga warna, merah, putih, dan hitam sekitar Rp 150 ribu cukup untuk satu bulan. Peralatan yang agak mahal paling di rambut palsu, sekitar Rp 300 ribu. Biasanya saya berdandan mulai pukul 8 malam. Pukul 9 malam baru ke area Jalan Braga supaya anak kecil tidak terlalu banyak. Jadi, mereka tidak ketakutan.

Berapa tarif setiap kali orang meminta foto bareng?

Saya tidak memasang tarif untuk setiap foto. Biasanya orang memberi uang lebih. Berbeda dibandingkan dengan memberi ke pengamen biasa. Mungkin untuk pengamen, orang ada yang memberi Rp 500 atau Rp 2000 tapi untuk cosplay misteri lebih besar, apalagi wisatawan dari luar daerah. Meskipun costplay juga sebenarnya hampir sama seperti pengamen tapi konsepnya yang berbeda.

Apa saja suka-duka menjalani profesi ini?

Sukanya sebagai cosplay kuntilanak ini, uang yang di hasilkan lumayan. Dari profesi ini saya bisa bertahan hidup dan menghidupi keluarga saya. Saya juga bisa menghibur orang. Dukanya, kalau musim hujan kadang tidak tampil. Pernah saya terjaring razia. Ketika saya istirahat makan, tiba-tiba ada petugas Satpol PP yang sedang melakukan razia. Saya dibawa oleh mereka. Saya diberi peringatan supaya tidak bermain lagi di jalan Asia-Afrika. Setelah itu saya diebaskan karena hanya dimintai data. Akhirnya, teman saya memberi saran untuk tampil di Jalan Braga.

Apa yang membuat bertahan menjalani profesi ini?

Di bandung ini saya tidak ada profesi lain. Pekerjaan sehari-hari saya adalah sebagai cosplay kuntilanak. Kalau siang istirahat, malamnya baru tampil di sekitar Jalan braga.

Apa harapan ke depan sebagai pemain cosplay misteri?

Harapan ke depan kepada pemerintah Kota bandung untuk merevisi ulang aturan larangan tampil cosplay misteri. Beri izin tampil di Jalan Asia-Afrika layaknya cosplay yang lain seperti superhero, boneka, dan badut. Kami juga ingin berkreasi di Kota Bandung tanpa adanya ketakutan dan kekhawatiran.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya