KPK Buka Peyelidikan Baru Kasus Damayanti

Feri Agus Setyawan, Jurnalis
Sabtu 23 April 2016 22:26 WIB
Politikus PDIP Damayanti Wisnu Putranti Ditangkap KPK (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan baru dalam pengembangan kasus dugaan suap proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) yang telah menjerat Anggota Komisi V dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti dan Anggota Komisi V dari Fraksi Golkar, Budi Supriyanto.

"Iya (penyelidikan baru). Kasus baru. Iya pengembangan DWP (Damayanti Wisnu Putranti)," kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Sabtu (23/4/2016).

Penyelidikan baru ini mengemuka saat Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana dimintai keterangan di Gedung KPK Jumat 22 April 2016 kemarin. Politikus PKS itu keluar dari dalam markas antirasuah tanpa terdaftar namanya untuk diperiksa penyidik. Namun, Yudi enggan menjelaskan lebih jauh soal penyelidikan tersebut.

(Baca Juga: Dirjen Bina Marga Kembali Dipanggil KPK soal Korupsi Damayanti)

Dengan dibukanya penyelidikan baru ini, KPK disinyalir akan segera menetapkan tersangka baru dari hasil pengembangan kasus dugaan suap proyek jalan tersebut. Namun, Yuyuk enggan mengungkapkan apakah kasus yang tengah diselidiki itu mengarah ke Anggota maupun Pimpinan Komisi V lainnya.

"Belum tahu juga soal itu (tersangka baru). Masih dilidik (penyelidikan)," tegasnya.

Nama Yudi mencuat dalam persidangan Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir selaku terdakwa kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin 18 April 2016.

Dalam sidang tersebut, Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng yang dihadirkan sebagai saksi menyebut dirinya menyetor uang Rp2,5 miliar ke Yudi melalui Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kurniawan.

"Iya (kasih Rp2,5 miliar), karena menurut Kurniawan dia yang masukan programnya ke Baleg (DPR RI). Nilainya kalau gak salah Rp100 milia. Untuk pekerjaan jalan, kalau enggak salah," ungkap Aseng.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya