TANGERANG - Kantor perjalanan Umroh, PT Garuda Angkasa Mandiri di Jalan Surya Dharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, kembali didatangi para jamaah, Jumat (29/4/2016). Kedatangan mereka menuntut pertanggung jawaban terkait perjalanan umroh yang tidak kunjung berangkat.
Ada 60 orang jamaah yang seharusnya berangkat pada Februari 2016. Namun pihak jamaah tidak diberitahukan apakah akan berangkat atau tidak.
"Keluarga saya ada tiga orang yang berangkat, uang saya yang sudah masuk ke agen Rp56 juta. Tetapi sampai dengan saat ini saya belum berangkat," ujar Dani saat ditemui di kantor agen perjalanan umroh itu.
Lain halnya dengan Kusdiati, dirinya sudah menyetor uang sebanyak Rp211 juta rupiah. "Saya dijanjikan dari awal Maret sampai dengan tanggal 28 April. Tetapi sampai saat ini kami belum juga diberangkatkan. Dari saya saja ada 12 orang yang berangkat," tuturnya.
"Saya minta Mahfud untuk keluar dan mengembalikan uang kami. Sudah sering janji dan kami sudah tidak percaya lagi," tegasnya.
Bahkan terlihat para jemaah menuliskan “Mahfud Penipu” di pintu rolling door agen perjalanan umroh itu. Selain itu mereka juga melemparkan telur busuk ke kantor tersebut sebagai bentuk kekecewaan.
(Abu Sahma Pane)