SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengeluarkan peraturan baru untuk pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Semua PNS di lingkungan Pemprov Jateng diwajibkan mengikuti senam peregangan usai apel pagi.
“Dengan mengikuti senam peregangan, diharapkan semua PNS akan lebih bersemangat menjalankan tugas rutinnya,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Sri Puryono seperti dikutip dari KRjogja, Selasa (14/6/2016).
Awalnya para PNS yang apel sempat kaget saat protokol memberitahukan akan diselenggarakannya senam peregangan, apalagi di bulan ramadan yang sebagian besar PNS di Pemprov Jateng menjalani puasa, dan cuaca cukup menyengat.
Namun, karena senam peregangan merupakan kewajiban yang harus dilakukan, semua karyawan pemprov pun mengikutinya dengan patuh.
“Mereka mengikuti satu per satu gerakan senam yang dilakukan oleh instruktur. Meski hanya berlangsung sekira lima menit, gerakan yang dijalani terhitung komplet, mulai dari gerakan kepala, pundak, dada, tangan, punggung, hingga kaki, semuanya digerakan. Mereka tetap semangat,” ujarnya.
Menurut Sri Puryono, banyak keuntungan dari senam peregangan, seperti meningkatkan kelenturan tubuh, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan keseimbangan dan koordinasi, meningkatkan kemampuan fisik, meningkatkan kebugaran, serta mengurangi stres.
Melalui peregangan yang dilakukan setiap hari usai apel pagi, diharapkan kinerja para PNS meningkat, dan dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Memang kegiatan ini dimulai pada bulan puasa. Artinya, puasa bukan halangan untuk bugar. Malah justru harus tambah semangat melayani karena bekerja juga bagian dari ibadah,” tuturnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)