Tak hanya mengabarkan soal penyanderaan, Megawati juga menyebut penyandera meminta uang tebusan sebesar 20 juta ringgit. Dia pun yakin jika itu adalah suara suaminya.
“Aku yakin 100 persen itu suara suami saya. soalnya kami komunikasi pakai bahasa Sulawesi. Aku orang Sulawesi. Tapi kalau ada yang menyuruh-nyuruh suamiku, tidak mungkin pakai persis dengan nada bicaranya sehari-hari,” tambah Megawati.
Sejauh ini, informasi mengenai penyanderaan itu sudah dibantah banyak pihak. Mulai dari Polda Kaltim, hingga Panglima TNI menyebut informasi itu adalah bohong.
(Erha Aprili Ramadhoni)