Drama Penyanderaan di Kafe Bangladesh, 20 Orang Tewas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 02 Juli 2016 15:38 WIB
Ambulans membawa korban dari drama penyanderaan kafe di Bangladesh (Foto: Reuters)
Share :

DHAKA – Sebanyak 20 orang tewas terbunuh dalam penyanderaan Kafe Holey Artisan Bakery yang terjadi sepanjang Jumat 1 Juli 2016 malam hingga Sabtu 2 Juli pagi waktu setempat. Drama tersebut telah berakhir dengan ditembak matinya enam pelaku oleh polisi dalam operasi pembebasan.

(Baca juga: Drama Penyanderaan Kafe Bangladesh Berakhir, Enam Pelaku Ditembak Mati)

Kabar tersebut diungkap oleh Brigadir Jenderal Naim Asraf Chowdury dalam konferensi pers. Para korban tewas akibat senjata tajam. Enam dari 10 pelaku menyerbu gedung Kafe Holey Artisan Bakery yang berada di zona diplomatik di Ibu Kota Dhaka, Bangladesh.

“Operasi telah berakhir dan situasi kini sudah dapat dikendalikan,” tutur juru bicara militer Bangladesh, Kolonel Rashidu Hasan, seperti dimuat Sky News, Sabtu (2/7/2016). Di antara para korban tewas, terdapat dua orang polisi yang juga jadi korban, sebagaimana diberitakan sebelumnya.

(Baca juga: Dua Polisi Tewas, ISIS Klaim Serangan di Kafe Bangladesh)

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan seorang anggota dari kelompok bersenjata itu berhasil ditangkap. “Karena upaya dari pasukan gabungan, para teroris tidak dapat melarikan diri,” tutur Hasina.

Pegawai kafe tersebut, Sumon Reza, menuturkan enam pria bersenjata itu dibekali tidak hanya dengan senapan, tetapi juga senjata tajam. Mereka juga sempat melemparkan granat ke arah polisi yang mengepung gedung.

Menurut kesaksiannya, pelaku menyandera 20 orang warga asing dan 15 warga lokal. Pria yang bekerja sebagai supervisor di kafe tersebut berhasil meloloskan diri setelah melompati atap gedung kafe.

Menurut Reza, pelaku berusia di bawah 30 tahun dan meneriakkan sesuatu dalam bahasa Arab sebelum memasuki gedung. Sementara kelompok militan ISIS telah menyatakan diri bertanggung jawab atas serangan tersebut.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya