TIMIKA – Pihak kubu bawah yang dipimpin Atimus Komangal akhirnya menerima mayat korban penyerangan ke wilayah Iliale pada 25 Juli 2016. Ketiga jasad manusia itu kemudian dibakar (kremasi) secara adat di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua, Kamis (28/7/2016).
Prosesi adat pembakaran mayat tiga korban sebagai bentuk pertanggungjawaban dikawal ketat TNI-Polri. Lokasi pembakarannya berada di tengah antara wilayah kubu bawah dengan kubu atas yakni di seberang jalan depan Kantor Distrik Kwamki Narama.
Prosesi pembakaran mayat ikut disaksikan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Bupati Puncak Willem Wandik, keluarga korban serta masyarakat.
Mayat korban dibawa dengan tiga mobil jenazah dari RSUD Mimika, selanjutnya diserahkan kepada pemimpun kubu bawah, Atimus Komangal, untuk dibakar melalui prosesi adat masyarakat pegunungan tengah Papua. Ritual buang suara yang merupakan tradisi dalam prosesi pembakaran mayat dilakukan keluarga serta masyarakat korban dari Iliale.
Usai dikremasi, masyarakat berkumpul dan mendengar penyampaian secara langsung dari Kapolda Papua. Ia berterima kasih kepada kubu bawah yang sudah menerima mayat korban untuk dibakar.