“Hari ini saudara-saudara sudah bekerjasama dengan kami untuk membakar mayat ini, kalau tidak maka dari tadi malam saya perintahkan pemerintah untuk makamkan mayat ini,” katanya.
(Baca juga: Korban Penyerangan di Timika Mengungsi ke Gereja)
Sebelumnya dilakukan pertemuan antara keluarga korban dari Iliale dengan pihak kubu bawah dalam perang adat di Kwamki Narama. Dalam pertemuan itu Atimus Komangal bersedia menerima korban untuk selanjutnya dibakar melalui prosesi adat.
Proses pertemuan dilakukan dengan cara berbicara dari hati ke hati yang difasilitasi Bupati Mimika dan Bupati Puncak.
Dengan menerima mayat korban, secara otomatis kubu bawah bertanggung jawab atas denda adat yang harus dibayarkan kepada keluarga korban, jika ada tuntutan bayar kepala dengan nominal yang di inginkan pihak keluarga korban. Namun, hal itu baru akan dibicarakan setelah prosesi pembakaran mayat korban dilakukan.
(Salman Mardira)